BOJONEGORO ll Matajawatimur – Keberhasilan menjaga keamanan lingkungan berbasis partisipasi warga mengantarkan Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, meraih prestasi tertinggi dalam PIN Siskamling Jogo Jawa Timur 2026.
Desa Sukorejo berhasil menyabet Juara 1 PIN Siskamling Jogo Jawa Timur 2026 dalam rangkaian Evaluasi Satgas Linmas 2026. Capaian tersebut sekaligus membawa nama Kabupaten Bojonegoro berada di posisi teratas pada ajang tingkat Provinsi Jawa Timur tersebut.
Prestasi itu tidak semata-mata lahir dari keberadaan sistem keamanan lingkungan, tetapi juga menunjukkan adanya keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban di wilayahnya. Semangat gotong royong menjadi salah satu kekuatan yang menopang pelaksanaan siskamling di Desa Sukorejo.
Kepala Desa Sukorejo, Meyke Lelyanasari, mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang berhasil diraih. Baginya, capaian tersebut menjadi kebanggaan bersama karena prestasi desa sekaligus membawa nama Kabupaten Bojonegoro ke tingkat provinsi.
“Alhamdulillah, Kabupaten Bojonegoro terpilih menjadi Juara 1 dalam PIN Siskamling Jogo Jawa Timur 2026 melalui Desa Sukorejo. Kami selaku Kepala Desa Sukorejo sangat bersyukur kepada Allah SWT. Ini merupakan suatu kebanggaan besar bagi kami dapat membawa nama harum Bojonegoro di tingkat Provinsi Jawa Timur,” kata Meyke saat dihubungi media ini, Rabu (7/10/2026).
Menurut Meyke, capaian tersebut merupakan hasil dari kolaborasi berbagai unsur yang selama ini memiliki peran dalam membangun keamanan dan kehidupan sosial masyarakat. Pemerintah desa tidak bekerja sendiri, melainkan mendapat dukungan dari unsur kelembagaan, aparat kewilayahan hingga masyarakat.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan arahan, pendampingan, serta dukungan selama proses pelaksanaan dan evaluasi.
“Terima kasih kepada seluruh jajaran atas arahan, bimbingan, dan kerja sama yang sangat baik, mulai dari Forkopimda, Forkopimcam, segenap perangkat desa, BPD Desa Sukorejo, Bhabinkamtibmas, Babinsa, RT, RW, serta seluruh lembaga desa,” ujarnya.
Apresiasi juga secara khusus disampaikan kepada warga RT 19 Desa Sukorejo yang menjadi bagian penting dalam capaian tersebut. Partisipasi warga dinilai menjadi fondasi utama dalam membangun sistem keamanan lingkungan yang tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga hidup dalam praktik keseharian masyarakat.
“Terkhusus, apresiasi setinggi-tingginya untuk seluruh warga RT 19 Desa Sukorejo,” katanya.
Meyke menambahkan, dukungan terhadap kiprah pemerintah desa juga datang dari lingkungan keluarga. Menurutnya, keberadaan keluarga sebagai support system turut memberikan energi untuk terus berkarya dan melahirkan berbagai inovasi bagi kemajuan desa.
“Terima kasih juga kepada support system saya, keluarga tercinta yang senantiasa mendukung kami dalam berkarya dan berinovasi,” tambahnya.
Penghargaan tingkat provinsi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah pencapaian seremonial. Sebaliknya, predikat juara menjadi motivasi bagi pemerintah desa dan masyarakat untuk mempertahankan budaya gotong royong serta memperkuat partisipasi warga dalam menjaga keamanan lingkungan.
“Semoga kemenangan ini bisa menjadi tonggak semangat kami untuk terus berkarya demi terwujudnya Sukorejo Guyub Rukun Bahagia Membanggakan,” ujar Meyke.
Prestasi Desa Sukorejo pada PIN Siskamling Jogo Jawa Timur 2026 pada akhirnya memperlihatkan bahwa keamanan lingkungan dapat dibangun melalui kolaborasi antara pemerintah, aparat kewilayahan, kelembagaan desa, dan masyarakat.
Bagi Sukorejo, predikat juara bukan sekadar penghargaan, melainkan momentum untuk menjaga konsistensi kebersamaan dan memperkuat budaya gotong royong sebagai bagian dari kehidupan masyarakat desa.(Silo).







