Menanggapi Isu Dugaan Setoran, Warga Wonocolo Sampaikan Fakta Lapangan

Foto: Sumur Tua wonocolo. (Dok.ist)
Foto: Sumur Tua wonocolo. (Dok.ist)

MATAJAWATIMUR II BOJONEGORO – Di tengah deru mesin dan aktivitas tanpa jeda, sumur tua Wonocolo tetap menjadi denyut ekonomi warga. Namun, di luar ritme keseharian itu, isu dugaan setoran kepada oknum aparat mulai beredar dan memantik perbincangan, Jumat (1/5/2026).

Bagi masyarakat setempat, kabar tersebut terasa jauh dari realitas yang mereka jalani setiap hari. Warga menilai, narasi yang berkembang di luar sering kali tidak berangkat dari kondisi lapangan yang sesungguhnya.

Bacaan Lainnya

Di Wonocolo, kehidupan berjalan dalam pola yang telah lama terbentuk. Kerja kolektif, gotong royong, serta pembagian hasil menjadi fondasi utama dalam pengelolaan sumur tua.

“Kami di sini bekerja seperti biasa. Fokus kami menjaga kebersamaan dan keberlangsungan hidup,” ujar seorang warga.

Pandangan serupa disampaikan tokoh masyarakat setempat. Mereka menegaskan bahwa aktivitas penambangan berlangsung dalam kerangka sosial yang terjaga, bukan seperti yang digambarkan dalam isu yang beredar.

Menurut mereka, penting untuk tidak menyederhanakan kondisi Wonocolo hanya dari satu sisi, apalagi jika bersumber dari dugaan yang belum teruji.

“Yang kami alami ya ini,bekerja, saling bantu, dan berbagi hasil. Itu yang nyata bagi kami,” kata warga lainnya.

Bagi para penambang yang telah puluhan tahun menggantungkan hidup di wilayah tersebut, stabilitas menjadi hal utama. Mereka mengaku tidak merasakan hal-hal seperti yang ramai diperbincangkan di luar.

“Kami hanya ingin bekerja dengan tenang. Dari dulu hidup kami ya dari sini,” ujarnya.

Generasi muda Wonocolo pun turut bersuara. Mereka berharap citra desa tidak dibentuk oleh isu yang belum jelas asal-usulnya, melainkan oleh nilai-nilai yang hidup di tengah masyarakat.

“Wonocolo punya cerita tentang perjuangan dan kebersamaan. Itu yang seharusnya dilihat,” ungkap seorang pemuda.

Di tengah dinamika informasi, warga menekankan pentingnya klarifikasi dan sikap proporsional dalam menyikapi setiap kabar. Bagi mereka, kepercayaan adalah modal utama untuk menjaga keberlangsungan hidup bersama.

Wonocolo, bagi warganya, bukan sekadar wilayah produksi. Ia adalah ruang hidup yang dijaga melalui keseimbangan sosial-tempat di mana kebenaran tidak diukur dari riuhnya isu, melainkan dari kenyataan yang dijalani setiap hari.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *